Sound designer 

Dalam pengerjaan suara film , orang yang bertanggung jawab terhadap hasil akhir suara film adalah Sound Designer. Sound designer bertugas untuk menyusun  dan  menata  unsur suara film, seperti Dialog, Amibeience, Sound Effect (SFX) serta  Musik. Dalam tugasanya sound designer terlibat pada tahap pra produksi, produksi hingga paska produksi. Dalam tahap Pra-produksi (Pre-Production),   Sound designer melakukan pekerjaannya antara lain :

  1. Menganalisa scenario dan membahasnya dengan sutradara serta sound mixer production berdasarkan konsep berdasarkan scenario dan visi sutradara.
  2. Melakukan pembentukan crew departemen suara.
  3. Membuat Time scedeule job departemen sound
  4.  Membuat Equipment List
  5. Standar operasional prosedur  rekaman ( recording )
  6. Standar operasiona prosedur Audio Post  (Spoting dan  Mixing)
  7. Membuat Cue sheet

Pada tahap produksi sound designer harus mengawasi, menganalisa  hasil rekaman  sound mixer production dan memberikan saran terhadap suara yang dibutuhkan  dalam film sesuai konsep sound designer.  Sedangkan pada tahap pasca produksi sound designer menuangkan konsep suara yang telah dibuat berdasarkan cue sheet. Cue sheet dapat dibuat setelah picture lock  dibuat oleh editor. Dengan cue sheet menjadi acuan bagi sound  editor dan rer-recording mixer. Tugas lainnya adalah mengkoordinasikan semua bagian departemen audio post production.

Sound mixer production 

Sound mixer production adalah orang yang bertanggung jawab terhadap hasil rekaman suara dilapangan pada tahapan produksi (shooting). Sound Production Mixer bertanggung jawab terhadap penyiapan material audio yang nantinya akan dikerjakan di tahap Audio Post. Untuk itu sound mixer production harus berkomunikasi secara baik kepada Sound Designer untuk melaporkan hasil pekerjaannnya melalui sound report.

 

gbr. Bob carmichael ,sound micer production

Adapun tugas dari sound mixer production adalah wajib ikut hunting lokasi,menentukan teknik perekaman dilapangan (sound field recording), bersama sound designer  membantu menentukan perlatan yang dibutuhkan. Mengikuti script confrence. Melakukan laporan kepada sound designer tentang kegiatan produksi dilapangan. Pada tahap produksi bertanggung jawab terhadap melakukan perkaman dan kebutuhan suara sesuai desain suara. Menyiapkan sound report dan keterangan hasil rekaman suara dan teknis rekaman. Mengarahkan operator boom agar menempatkan microphone boom yang tepat. Memberikan monitor suara melalui headphone untuk komunikasi dan mengawasi jalannya rekaman dialog atau unsure suara yang lain dilapangan. Sebagai sound mixer production  berhak menentukan kelayakan lokasi untuk melakukan rekaman suara, menetukan hasil rekaman baik atau tidak kepada sutradara, memiliki hak untuk memerintahkan agar crew yang lain tidak menggangu jalannya rekaman suara, berhak meminta waktu untuk merekam suara secara maksimal baik room tone, ambience atau wildtrack.

 Boom Operator

Booming operator adalah seorang bagian dari asisten  mixer sound production. Yang bertanggung jawab terhadap penempatan mikrofon, Booming operator biasanya menggunakan stick berupa galah panjang  yang disebut fishpole  yang dilengkapi dan menempel pada ujung fishpolenya dengan  mikrofon ( disebut boom mic ). Tujuan dengan penggunaan  fishpole ini adalah agar microphone dapat sedekat mungkin pada pemain dengan tetap menjaga agar microphne tidak masuk di frame kamera.

 

gbr. Boom operator

 

Supervisor  Sound Edior

Superviser  Sound Edior adalah orang  yang bertanggung jawab pada tahap editing suara dalam film. Supervisor  Sound Edior editor menyiapkan semua elemn suara dalam film agar dapat dikerjakan oleh  Re-recording mixer. Dalam pekerjaannya Supervisor  Sound Edior  dibantu oleh dialogue editor, effect editor, ambience editor dan music editor.

Re-recording mixer : ADR mixer, foley mixer , ambience mixer

Pada tahapan audio post suara dialog direkam kembali dengan pemain yang sama, hal ini belum tentu berarti suara rekaman dilapangan  tidak baik akan tetapi lebih bertujuan agar kualitas rekaman benar – benar tidak terdapat  noise yang tidak diinginkan baik disebabkan setting yang ramai maupun  noise yang disebabkan oleh peralatan.  Dengan menggunakan ADR (atomatic dialogue replacement) maka kualitas rekaman akan terjaga dan acting suara pemain  juga dapat diperbaiki jika memiliki kesalahan artikulasi, intonasi,  maupun diksi.  Orang yang melakukan ADR ini disebut ADR mixer.

 

gbr. kegiatan ADR

Adapun proses pengolahan yang dilakukan oleh  ADR mixer , foley mixer,  sound effect mixer  serta ambience mixer adalah re-recording. Artinya semua pekerjaan direkam ulang distudio.  ADR mixer bertugas menetukan microphone yang tepat untuk melakukan perekaman voice  atau dialog, melakukan manajemen tracking yang baik terhadap  dialog. Adapun haknya adalah melakukan pengarahan pemain terhadap rekaman dialog.

 

Sound editor : dialog editor, Foley editor, ambience editor

Sedangkan ADR editor adalah orang yang bertugas menbuat dan mengawasi  sinkronisasi suara dialog pada film. Sedangkan Foley editor adalah orang yang bertugas untuk membuat foley seluruh suara film dan ambience editor adalah orang yang bertanggung jawab terhadap ambience suara  dalam film, memberi masukan terhadap foley artis. Adapun foley artis merupakan orang yang menciptakan teknik – teknik effect suara berdasarkan gambar.

 

2.6. Film Music Composser

Film music Composser  adalah orang yang bertugas menata dan mengaransemen musik scoring dalam sebuah film. Secara detail makna dari kata komposer dalam dunia musik adalah orang yang membuat, mengarang, menyusun atau menciptakan sebuah komposisi musik mulai dari voice  dan   instrumen hingga menjadi komposisi ini menghasilkan  sebuah ilustrasi music  film yang sesuai dengan mood film. Seorang komposer haruslah memiliki kemampuan dan kecakapan dalam memainkan banyak alat musik, memahami not, dan kaya Tanpa memiliki beberapa kriteria kemampuan ini mustahil seseorang dapat disebut sebagai seorang komposer.

 

Audio post mixer

Audio post mixer adalah orang yang melakukan mixing akhir elemn suara film pada audio post. Adapun tugasnya adalah  melakukan premixis,  mixing hingga mastering sound film dalam format surround .